Macam-macam haji

Yang terfikirkan bagi yang belum haji dan belum niat naek haji, musim haji berarti musim tiket murah pesawat.

Bagi pemerhati masalah predikat haji, haji berarti predikat-predikat negatif tertentu kepada orang yang sudah naek haji yaitu :

– Haji Nganggur, yaitu haji yang rela menjual seluruh sawah ladang/ harta bendanya dan hutang sana sini untuk pergi berhaji
– Haji Makmur, orang kaya yang naik haji 5-6 kali berturut-turut tetapi miskin sumbangan untuk kaum miskin di sekitar mereka
– Haji Ngawur, lanjut baca disini.
– Haji Ngabur, lanjut baca disini.
– Haji Syukur, lanjut baca disini.

Untuk bacaan serius dari pertanyaan serius “Mana yang Lebih Utama, Naik Haji atau Menyantuni Anak Miskin?” lanjut baca disini.

myOpinion_

~ by MaIDeN on December 23, 2006.

21 Responses to “Macam-macam haji”

  1. Ya jelas..lebih Utama naik HAJI.. wong menyantuni anak Yatim bisa di lakukan tanpa naik HAJI… tergantung Niatnya … Jika menyantuni anak yatim lebih utaman dari haji berarti rukun Islam harus di tambah…lebih baiknya… keduanya beriringan.

    Saya sendiri tidak suka lihat orang naik gak tau kenapa… mungkin kondisi lingkungan yang belum mendukung…

    masih banyak kemiskinan ydan penderitaan sesama untuk melewati tangga-tangga menuju haji..

  2. Weh ladalah… Dulu ada haji abidin (atas biaya dinas) apa sampai sekarang masih ada yah. Terus udah gitu didaerah saya haji jadi gelaran, padahal tingkah orangnya gak karuan. Sebenarnya haji itu ibadah atau semacam orang kuliah yah… pulang ibadah dapat tambahan gelar haji, kalau diundangan gelarnya gak ditulis malah undangan ditolak. Luwih keblinger toh… Sebenarnya kembalikan saja ke hari nurani masing-masing. toh kita tidak bisa bertindak apa-apa, wong duit-duit mereka sendiri.

  3. ah, itu bisa aja akal akalan, masak sih bisa banyak jenis haji itu, anek anek aja, he he he he

  4. menyantuni anak yatim atau naik haji? naik haji kan dapet gelar..menyantuni anak yatim dapet apa?

  5. @mbah keman,
    iya mbah … idealnya berjalan seiringan. Tapi dari link eramoslem diatas, ada namanya fikih prioritas. Misale mbah punya tetangga sedang sakit, butuh 10 juta. Dan cuman mbah satu-satunya harapan. Misale lagi mbah sudah niat naek haji, ongkose misal 30 juta. Mana yang lebih utama. Bantu tetangga apa naek haji ?

    @helgeduelbek,
    Dilombok ada istilah “haji jogang”, predikat buat orang yang dah naek haji tapi kelakuan masih “jogang” alias gila. Masih suka mabuk, judi dst.
    Btw, emang duit mereka. Yang dilakukan masyarakat dengan menambahkan predikat-predikat negatif itu bertujuan mengingatkan bahwa naek haji itu bukan plesir. Ada kewajiban moral yang harus di pertanggungjawabkan setelah berhaji. Yaitu kewajiban untuk berubah menjadi lebih baik lagi.

    @raffaell,
    hehehe … iya .. namanya juga masyarakat ketimuran🙂

    @passya,
    Nah lho ? Bener juga ya😉

  6. naik bu haji aja deh…😀

    btw, link-link hajinya pada error tuh!

  7. ya..tuh apalagi Haji Tomat..berangkat tobat pulang kumat..akhirnya jadi haji..NGan

  8. @bangsari,
    Udah tak betulin … thank’s

    @Iman,
    haji Ngan … Ngan apa ? Hayo nggak usah takut-takut … FPI sudah kalah sama satpol pp koq ..

  9. d tempat asalku…haji jadi sebuah gengsi.
    kalau udah naik haji trus pulangnya d panggil “pak haji” udah kerasa bangga banget, kelakuan masih tidak mencerminkan titel yang diberikan “AllaH” di depan namanya😦

  10. Gw selalu berdo’a semoga Alloh memberikan kesempatan kepada gw untuk berangkat ke tanah suci…amiin

  11. @ekowanz,
    Gengsi ? Itu mungkin budaya ya ? Warisan dari nenek moyang kita. Barangkali karena biaya haji yang besar sehingga hanya bisa dinikmati segelintir orang dari sebagian besar masyarakat.
    Mudah-mudahan dengan kontrol predikat spt diatas bisa mengetuk hati mereka yang belum berubah tersebut.

    @asep,
    Amiiin mas ….

  12. Halah, semesteran akhir tahun ini koq sulit semua sih.
    Habis pilihan pol dan gak pol, tal dan gak tal eee masih ada hajj dan gak hajj …. minggu depan ganti tahun entah multiple choice model apalagi … acyiiik
    Belajar dulu ah
    Moga bisa naik haji yang mabrur, bukan yang no(7) *tomat*
    🙂

  13. Miris bacanya, sampe 30 juta toh bayar buat naik Haji. Kasihan kalo sampe ngutang2 demi yang namanya Ibadah.

    Jumlah segitu banyak lebih sangat berarti buat nyantuni anak2 yatim piatu yach, yang penting nilai Ibadahnya khan.

  14. @Fulan,
    Iya … amin … semoga jadi haji yang mabrur … dambaan semua insan haji …

    @Tiwi,
    Semangkanya masyarakat timur ini, bikin stereotip negatif ke haji-haji model gitu … haji nganggur … Yang naek haji pake jual sawah ladang/harta bendanya dan hutang sana sini. Pulangnya haji jadi kere, makanya dinamain haji nganggur hehehe …

  15. ada tambahan satu lagi…. (haji diakui- haji gak diakui)
    … temen saya waktu dipesawat ke kuwait ditanya orang.. udah haji apa belum? dia jawab udah alhamdulillah…
    trus orang itu ngomong2 ama suaminya (sambil bisik2)… kalau haji dari sana mah gak diakui ama orang2 indonesia…)
    temen saya diem aja sambil ketawa dalam hati…
    mungkin ada haji swasta, terdaftar, negeri, tercatat??? hahaha
    btw onta di waha cuma pake marquee dicomot dari frontpage… soale waha dulu pake table…

  16. 22nya sama2 membutuhkan uang bukan?
    trus,,,
    lebih penting yang menghasilkan atau membutuhkan?

  17. @azfaazfa,
    Maksutnya berhaji lewat Kuwait kah. Apa maksutnya haji hijau ? haji lewat malaysia pake paspor hijau. Ada-ada aja ya orang kita ini … Baru syah haji kalau lewat jalur resmi kali hehehe …

    @bebex,
    iya ya … suatu dilema …

  18. naik haji rukunnya kalo mampu, kalo ga mampu ya jangan naek haji. kapan mo ngongkosin ane ke haji bang?😀

  19. hehehehe ga ikutan komen ah….

  20. hmmmm kalo menurut aku haji wajib itu 1 kali aja…
    n kalo masih banyak rejeki ya mending disumbang sama anak yatim/ fakir miskin yg lebih membutuhkan🙂

  21. @Gussac,
    hehehehe …

    @amethys,
    nggak komen berarti setuju hahahaha

    @joni,
    Idealnya yah … Sayang belum ada survey tentang alasan mereka sampai haji berkali-kali tersebut…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: